- Struktur Alamat
-
IPv4
Alamat IP addres merupakan sebuah nama dari PC untuk
menyambungkan antara PC A dan PC yang lain.contoh alamat IP “192.168.1.1” nah
seperti itulah contoh alamat IP. Di IP tersebut mempunyai 32 bit, dengan detail
1 bagian 8 bit, dan di dalam IP ada 4 bagian maka 8x4= 32 bit.
Di dalam IPv4 ini dari 4 bagian yang ada 32 bit, itu di bagi
menjadi 2 bagian yaitu Alamat network dan Alamat Host. Alamat network merupakan
penyedia ip addres dan alamat host itu merupakan alat untuk sesame host saling
berkomunikasi.
-
Konversi
Desimal ke Biner
Contoh
137:
§ 137/2 =
68 dengan sisa 1
§ 68/2 =
34 dengan sisa 0
§ 34/2 = 17 dengan
sisa 0
§ 17/2 = 8 dengan
sisa 1
§ 8/2 =
4 dengan sisa 0
§ 4/2 =
2 dengan sisa 0
§ 2/2 =
1 dengan sisa 0
§ 1/2 =
0(tidak bisa) dengan sisa 1 (nilai sisa
akhir)
Sehingga nilai biner dari nilai desimal 137 adalah 1 0 0 1 0 0 0 1
Ini merupakan pengkonversian dari
angka decimal ke nilangan binner, yang fungsinya untuk di baca sebuah computer,
karena computer hanya bisa membaca bilangan binnear, dan menjalakan seuah
proses menggunakan binnear.
- Subnet Mask dari IPv4
Subnet
mask dari IPv4 yaitu ada beberapa kelas seperti yang telah di jelaskan di dalam
toeri 5 kemaren yaitu :
Kelas
A, dengan komposisi network.host.host.host, sehingga range alamat yang
dimiliki dari 0.0.0.0 sampai 127.255.255.255
Kelas
B, dengan komposisi network.network.host.host, sehingga range alamat yang
dimiliki dari 128.0.0.0 sampai 191.255.255.255
Kelas
C, dengan komposisi network.network.network.host, sehingga range alamat
yang dimiliki dari 192.0.0.0 sampai 223.255.255.255
Kelas
D, digunakan untuk alamat multcast, range yang digunakan adalah
224.0.0.0 sampai 239.255.255.255
Kelas
E, digunakan untuk riset, range yang digunakan adalah 240.0.0.0 sampai
255.255.255.255
Beberapa
kelas ini mempengaruhi percepatan bandwith yang di pakai juga jika penggunanya
sedikit kok kelasnya banyak maka rugi juga karena tidak adanya oemakai, akan
tetapi kebalikannya.
-
Bagian
Jaringan dan jatah
Pembagian
jaringan juga merupakan hal penting yang perlu di perhatikan dengan ketentuan,
dengan pembagian ini juga akan mempengarihi jatah yang di pergunakan. Contoh
jika pemakai hanya 4 dan jatah penyedia ada 32 ini akan mempengaruhi. Kalau di
bahasa islam mungkin lebih ke isrob
|
Slash
|
Subnet Mask
|
Jumlah Network
|
Jumlah Total IP
|
Jumlah Host IP
|
|
/24
|
255.255.255.0
|
1
|
256
|
254
|
|
/25
|
255.255.255.128
|
2
|
128
|
126
|
|
/26
|
255.255.255.192
|
3
|
64
|
62
|
|
/27
|
255.255.255.224
|
8
|
32
|
30
|
|
/28
|
255.255.255.240
|
16
|
16
|
14
|
|
/29
|
255.255.255.248
|
32
|
8
|
6
|
|
/30
|
255.255.255.252
|
64
|
4
|
2
|
-
Megetahui
prefix
Prefix
tersedia dari 0 sampai 32. Untuk defaultnya, ada 8, 16, dan 24. Misal untuk IP kelas
A 10.8.1.1 maka prefix defaultnya adalah 8, untuk kelas B prefix defaultnya
adalah /16 dan kelas C prefix defaultnya adalah 24. Prefix juga menentukan netmask yang
dipakai. Kenapa bisa seperti itu di karenakan hitungan angka
1 nya ada sebesar yang seperti di hitungnya
Tabel
Biner
|
28
|
27
|
26
|
25
|
24
|
23
|
22
|
21
|
20
|
|
256
|
128
|
64
|
32
|
16
|
8
|
4
|
2
|
1
|
IPv4 mempunyai 4
oktat, setiap bagian terdiri dari 8 bit, maka untuk penghitungannya nanti kita
lihat dari angka 128 sampai angka 1 (lihat tabel diatas).
Rumus dasar :
Untuk menghitung
jumlah host yang tersedia
2n-2 (n = jumlah nol yang tersedia dalam perhitungan netmask)
Untuk mengitung
jumlah network yang tersedia
2n (n = jumlah angka 1 yang
tersedia dalam perhitungan netmask)
Contoh : 192.168.1.100/29, maka kemudian buat 100 menjadi biner :
|
128
|
64
|
32
|
16
|
8
|
4
|
2
|
1
|
|
0
|
1
|
1
|
0
|
1
|
0
|
0
|
0
|
Berdasar tabel
diatas, 100 = 0 1 1 0 1 0 0 0
Berdasarkan aturan
standar, /29 masuk di bagian /24, maka 29-24 = 5. Kita sekat 0 1 1 0 1 0 0 0
menjadi 2 bagian :
0 1 1 0 1 . 0 0 0
0 1 1 0 1 . 0 0
0 à Net ID
= 192.168.100.100/29
0 1 1 0 1 . 0 0
1 à IP pertama = 192.168.100.101/29
0 1 1 0 1 . 1 1
0 à IP tertinggi = 192.168.100.14/29
0 1 1 0 1 . 1 1
1 à Broadcast = 192.168.100.111=29
Netmasknya adalah
255.255.255.11111000 = 255.255.255.248
Jumlah network
yang terbentuk = 2n = 25 = 32 network
Jumlah host yang
terbentuk = 2n-2 = 23-2 = 8-2 = 5 host
-
Perhitungan Operasi AND
|
Operand
|
Operator
|
Operand
|
Hasil
|
|
0
|
AND
|
0
|
0
|
|
0
|
AND
|
1
|
0
|
|
1
|
AND
|
0
|
0
|
|
1
|
AND
|
1
|
1
|
Seperti
diatas merupaka cara awal untuk mengetahui hasil akhir
-
Transmisi
Jaringan
1.
Transmisi
Unicast
adalah sebuah teknik di mana sebuah data dikirimkan melalui
jaringan ke sekumpulan komputer yang tergabung ke dalam sebuah grup tertentu,
yang disebut sebagai multicast group.
Multicasting merupakan sebuah cara pentransmisian data secara connectionless
(komunikasi dapat terjadi tanpa adanya negosiasi pembuatan koneksi), dan klien
dapat menerima transmisi multicast dengan mencari di mana lokasinya,
seperti halnya ketika kita membuka sebuah stasiun radio untuk mendengarkan
siaran radio. Multicast sebenarnya merupakan mekanisme komunikasi one-to-many,
atau point-to-multipoint, dan berbeda dengan cara transmisi unicast
2.
Transmisi
Broadcast
Broadcast yang juga dikenal sebagai metode transmisi one to
all ( satu kesemua). Walaupun broadcast cenderung membuang resource, beberapa
protocol seperti ARP, bergantung kepadanya. Dengan demikian, terjadinya
beberapa traffic broadcast tidak dapat dihindari. Pada jaringan Ethernet,
broadcast dikirim ke alamat tujuan broadcast dikirim ke alamat tujuan khusus.
3.
Transmisi
Multicast
Multicast atau multicasting
adalah sebuah teknik di mana sebuah data dikirimkan melalui jaringan ke
sekumpulan komputer yang tergabung ke dalam sebuah grup tertentu, yang disebut
sebagai multicast group.
Multicasting merupakan sebuah cara pentransmisian data secara connectionless
(komunikasi dapat terjadi tanpa adanya negosiasi pembuatan koneksi), dan klien
dapat menerima transmisi multicast dengan mencari di mana lokasinya,
seperti halnya ketika kita membuka sebuah stasiun radio untuk mendengarkan
siaran radio. Multicast sebenarnya merupakan mekanisme komunikasi one-to-many,
atau point-to-multipoint, dan berbeda dengan cara transmisi unicast.
-
Alamat
IPv4 Public & Private
Dalam
penggunaannya, IPv4 dibagi menjadi 2, yaitu:
IP
Public, yaitu IP yang melalui jaringan internet yang memang sengja di bbuat
terbatas dan juga tidak bisa di duplikasi.
IP
Private, yaitu kebalikan dari IP public yang mana dia tidak di lewatkan
jaringan internet dan juga bisa di duplikasikan
0 komentar:
Posting Komentar