Jumat, 13 Mei 2016

IP ADDRESING


  1. Struktur Alamat

-          IPv4

Alamat IP addres merupakan sebuah nama dari PC untuk menyambungkan antara PC A dan PC yang lain.contoh alamat IP “192.168.1.1” nah seperti itulah contoh alamat IP. Di IP tersebut mempunyai 32 bit, dengan detail 1 bagian 8 bit, dan di dalam IP ada 4 bagian maka 8x4= 32 bit.  

Di dalam IPv4 ini dari 4 bagian yang ada 32 bit, itu di bagi menjadi 2 bagian yaitu Alamat network dan Alamat Host. Alamat network merupakan penyedia ip addres dan alamat host itu merupakan alat untuk sesame host saling berkomunikasi.



-          Konversi Desimal ke Biner

Contoh 137:

§  137/2             = 68        dengan sisa 1

§  68/2               = 34        dengan sisa 0

§  34/2               = 17        dengan sisa 0

§  17/2               = 8          dengan sisa 1

§  8/2                 = 4          dengan sisa 0

§  4/2                 = 2          dengan sisa 0

§  2/2                 = 1          dengan sisa 0

§  1/2                 = 0(tidak bisa)    dengan sisa 1 (nilai sisa akhir)

Sehingga nilai biner dari nilai desimal 137 adalah 1 0 0 1 0 0 0 1

Ini merupakan pengkonversian dari angka decimal ke nilangan binner, yang fungsinya untuk di baca sebuah computer, karena computer hanya bisa membaca bilangan binnear, dan menjalakan seuah proses menggunakan binnear.



  1. Subnet Mask dari  IPv4

Subnet mask dari IPv4 yaitu ada beberapa kelas seperti yang telah di jelaskan di dalam toeri 5 kemaren yaitu :

Kelas A, dengan komposisi network.host.host.host, sehingga range alamat yang dimiliki dari 0.0.0.0 sampai 127.255.255.255

Kelas B, dengan komposisi network.network.host.host, sehingga range alamat yang dimiliki dari 128.0.0.0 sampai 191.255.255.255

Kelas C, dengan komposisi network.network.network.host, sehingga range alamat yang dimiliki dari 192.0.0.0 sampai 223.255.255.255

Kelas D, digunakan untuk alamat multcast, range yang digunakan adalah 224.0.0.0 sampai 239.255.255.255

Kelas E, digunakan untuk riset, range yang digunakan adalah 240.0.0.0 sampai 255.255.255.255

Beberapa kelas ini mempengaruhi percepatan bandwith yang di pakai juga jika penggunanya sedikit kok kelasnya banyak maka rugi juga karena tidak adanya oemakai, akan tetapi kebalikannya.







-          Bagian Jaringan dan jatah

Pembagian jaringan juga merupakan hal penting yang perlu di perhatikan dengan ketentuan, dengan pembagian ini juga akan mempengarihi jatah yang di pergunakan. Contoh jika pemakai hanya 4 dan jatah penyedia ada 32 ini akan mempengaruhi. Kalau di bahasa islam mungkin lebih ke isrob

Slash
Subnet Mask
Jumlah Network
Jumlah Total IP
Jumlah Host IP
/24
255.255.255.0
1
256
254
/25
255.255.255.128
2
128
126
/26
255.255.255.192
3
64
62
/27
255.255.255.224
8
32
30
/28
255.255.255.240
16
16
14
/29
255.255.255.248
32
8
6
/30
255.255.255.252
64
4
2



-          Megetahui prefix

Prefix tersedia dari 0 sampai 32. Untuk defaultnya, ada 8, 16, dan 24. Misal untuk IP kelas A 10.8.1.1 maka prefix defaultnya adalah 8, untuk kelas B prefix defaultnya adalah /16 dan kelas C prefix defaultnya adalah 24. Prefix juga menentukan netmask yang dipakai. Kenapa bisa seperti itu di karenakan hitungan angka 1 nya ada sebesar yang seperti di hitungnya

Tabel Biner

28
27
26
25
24
23
22
21
20
256
128
64
32
16
8
4
2
1

IPv4 mempunyai 4 oktat, setiap bagian terdiri dari 8 bit, maka untuk penghitungannya nanti kita lihat dari angka 128 sampai angka 1 (lihat tabel diatas).

Rumus dasar :

Untuk menghitung jumlah host yang tersedia

2n-2          (n = jumlah nol yang tersedia dalam perhitungan netmask)

Untuk mengitung jumlah network yang tersedia

2n            (n = jumlah angka 1 yang tersedia dalam perhitungan netmask)

Contoh : 192.168.1.100/29, maka kemudian buat 100 menjadi biner :

128
64
32
16
8
4
2
1
0
1
1
0
1
0
0
0

Berdasar tabel diatas, 100 = 0 1 1 0  1 0 0 0

Berdasarkan aturan standar, /29 masuk di bagian /24, maka 29-24 = 5. Kita sekat 0 1 1 0 1 0 0 0 menjadi 2 bagian :

0 1 1 0 1 . 0 0 0

0 1 1 0 1 . 0 0 0  à Net ID  = 192.168.100.100/29

0 1 1 0 1 . 0 0 1  à IP pertama = 192.168.100.101/29

0 1 1 0 1 . 1 1 0  à IP tertinggi = 192.168.100.14/29

0 1 1 0 1 . 1 1 1  à Broadcast = 192.168.100.111=29

Netmasknya adalah 255.255.255.11111000 = 255.255.255.248

Jumlah network yang terbentuk = 2n = 25 = 32 network

Jumlah host yang terbentuk = 2n-2 = 23-2 = 8-2 = 5 host

 

-          Perhitungan Operasi AND

Operand
Operator
Operand
Hasil
0
AND
0
0
0
AND
1
0
1
AND
0
0
1
AND
1
1

Seperti diatas merupaka cara awal untuk mengetahui hasil akhir





-          Transmisi Jaringan

1.       Transmisi Unicast

adalah sebuah teknik di mana sebuah data dikirimkan melalui jaringan ke sekumpulan komputer yang tergabung ke dalam sebuah grup tertentu, yang disebut sebagai multicast group. Multicasting merupakan sebuah cara pentransmisian data secara connectionless (komunikasi dapat terjadi tanpa adanya negosiasi pembuatan koneksi), dan klien dapat menerima transmisi multicast dengan mencari di mana lokasinya, seperti halnya ketika kita membuka sebuah stasiun radio untuk mendengarkan siaran radio. Multicast sebenarnya merupakan mekanisme komunikasi one-to-many, atau point-to-multipoint, dan berbeda dengan cara transmisi unicast

2.       Transmisi Broadcast

Broadcast yang juga dikenal sebagai metode transmisi one to all ( satu kesemua). Walaupun broadcast cenderung membuang resource, beberapa protocol seperti ARP, bergantung kepadanya. Dengan demikian, terjadinya beberapa traffic broadcast tidak dapat dihindari. Pada jaringan Ethernet, broadcast dikirim ke alamat tujuan broadcast dikirim ke alamat tujuan khusus.

3.       Transmisi Multicast

Multicast atau multicasting adalah sebuah teknik di mana sebuah data dikirimkan melalui jaringan ke sekumpulan komputer yang tergabung ke dalam sebuah grup tertentu, yang disebut sebagai multicast group. Multicasting merupakan sebuah cara pentransmisian data secara connectionless (komunikasi dapat terjadi tanpa adanya negosiasi pembuatan koneksi), dan klien dapat menerima transmisi multicast dengan mencari di mana lokasinya, seperti halnya ketika kita membuka sebuah stasiun radio untuk mendengarkan siaran radio. Multicast sebenarnya merupakan mekanisme komunikasi one-to-many, atau point-to-multipoint, dan berbeda dengan cara transmisi unicast.



-          Alamat IPv4 Public & Private

Dalam penggunaannya, IPv4 dibagi menjadi 2, yaitu:

IP Public, yaitu IP yang melalui jaringan internet yang memang sengja di bbuat terbatas dan juga tidak bisa di duplikasi.

IP Private, yaitu kebalikan dari IP public yang mana dia tidak di lewatkan jaringan internet dan juga bisa di duplikasikan

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.