I.
Materi praktikum
Web server, DNS
server dan WIFI
II.
Topologi Fisik (
Skema Jaringan )
Membuat jaringan Web server, DNS server dan wifi dengan menggunakan Laptop dan
PC
Di bagian ini kami menggunakan 2 komputer dulu untuk mengetes
koneksi antara switch dengan router dengan menggunakan kabel straight yang
saling di hubungkan agar menjangkau ke server an nantinya bisa juga menjangkau
ke DNS nya, dengan menggunakan 2 ip addres yang berbeda antara server, DNS dan
devicenya. Seperti pada gambar diatas.
Untuk membuat server yang di ketahui agar jelas dan benar
bahwa bisa mengakses web server yaitu dengan mensetting index.html pada service
dan HTTP. Setela itu di on kan HTTP serta Httpsnya agar bisa terakses.
Lalu untuk membuat DNS sever yaitu dengan menggunaka 1 server
di jadikan sebagai DNS dengan meng off kan HTTP dan HTTPS lalu menggunakan
gatewaynya 202. 91.1.2 maka akan mengkonekkan ke server nantinya
III.
Topologi logik ( ip address )
1. Komponennya
:
-
Devices : 2 PC, 2 Laptop
-
Wifi :
1 unit
-
Router :
1 (1841)
-
Switches : 2 (2950-24)
-
Connections : Copper
Straight-Through.
2. untuk
memberikan ip addresnya pada :
1. PC : yaitu yang menyambung ke PC
dengan memilih gambar PC nya lalu pilih desktop>Ip Configuration dang anti
IP addresnya menggunakan 192.168.1.1 dan 192.168.1.2 karena menggunakan 2 PC
2. Server
dan DNS : yaitu sama dengan PC caranya, pilih servernya lalu pilih
desktop>IP configuration dan ganti IP addresnya menggunakan 202.91.1.1 dan
202.91.1.2 untuk DNS nya
3. laptop
: yaitu juga sama dengan yang PC dan Server DNS prakteknya akan tetapi di
karenakan laptop mengguakan penghubung Wifi maka Laptop tersebut di pasangi
dulu Wifinya dengan memilih pilihan yang ada di sebelah kiri yaotu WPC300N lalu
nyalakan laptopnya dan secara otomatis laptop akan mendapatkan IP nya sendiri
dari jaringan Wifi yang telah di sediakan otomatis melalui Wifinya
4. WIFI
: yaitu pilih gambar Wifi yang tersedia dan klik GUI, kemudian bias di atur
dari situ untuk memberikan IP addres yang akan di gunakan untuk jaringan
penggunanya. Selain itudi dalam GUI tersebut juga ada setingan setinga lain
yang bias menunjang penuh untuk si WIFInya seperti yang terlihat pada gambar di
bawah ini
5. Setelah
di berikan IP addresnya semua baru memerikan Subnetnya masing masing yang
biasanya yaitu 255.255.255.0
6. Setalh
itu baru di eksekusi atau di jalankan sesuai preosedur
IV.
Urutan Praktikum
1.
Menyiapkan device yang dibutuhkan
seperti PC, Switch, Router, Server yang akan di jadikan servernya
2.
Memberikan ip addres ada semua device
dengan cara yang tertera di atas
3.
Memberikan subnet mask nya
4.
Mengecek apak sudah succesfull ketika
di coba kirikan mail atau belum
5.
Baru kalau sudah succesfull maka
menjadikan server agar bias di acces lewat PC dan Laptop dengan menyambungkan
nya melalui klik dua kali pada device lalu pilih desktop lalu pilih webbroser
dan ketikkan alamat web yang sudah di buat ketika membuat sebuah server
6.
Membuat DNS yang caranya yaitu klik
dua kali Servernya> Service> matikan HTTPdan HTTPS nya karena tidak di
gunakan sebagai server, lalu > DNS > aktifkan DNS service > isi nama
alamat web server yang sudah di tentukan > masukkan IP addresnya agar bias
di akses > jangan lupa klik ADD.
7.
Jangan lupa memberikan Gatewaynya
sesuai pada jaringan PC dan Jaringan Server masing masing pada default
Gatewaynya
8.
Jalankan PCuntuk mengetes web server
melalui DNS dengan memberikan dulu DNS servernya yan tersedia pada
Dekstop>IP Configuration > static > DNS server.
9.
Jika berhasil maka halaman web
servernya bias di akses memalui webbrowser PC atau Laptopnya
10.
“”Jangan lupa mengetikakan IP Addres,
Dns Server, default Gateway, Subnet mask nya harus sesuai dan teliti karena
kalau salah 1 digit angka saja atau tidak pas pemasangan IP, subnet, gateway
dll. Maka koneksi ke web server tidak akan bias berjalan dengan yang sesuai di
butuhkan.
V.
Pembahasan dan
kesimpulan
Pada sebuah jaringan memang
haru memiliki ketelitian untuk memasang dan memberikan IP atau alamat yang
sesuai dengan konteksnya. Jika ada 1 digit saja angka yang tidak sesuai maka
tidak akan bisa di akses web servernya.
Kemuadian jangan sampai lupa
untuk memberikan IP Gatewaynya jangan sampai tertukar saat pemasangannya di
fastEthernetnya antara 0 dan 1 yang 0 mana gatewaynya dan yang 1 mana gate
waynya, jika terbalik maka tidak akan bias di akses.

0 komentar:
Posting Komentar